Wabup Rohul Buka MTQ Kecamatan Kepenuhan, Tarian Ilahi Hipnotis Ribuan Masyarakat


Pembukaan MTQ ke II tingkat Kecamatan Kepenuhan  sukses dan meriah, sebelum dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Rokan Hulu H. Sukiman yang dipusatkan di lapangan Muspika kelurahan Kepenuhan Tengah, Kecamatan Kepenuhan, Selasa (24/5/2016) malam, rangkaian kegiatan MTQ tersebut diawali dengan pawai takruf yang di ikuti 5000 pelajar se Kecamatan Kepenuhan yang secara resmi dibuka Asisten II Setda Rokan Hulu Saiful Bahri S.Sos M.Si.

Dalam pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-II tingkat Kecamatan Kepenuhan MTQ tersebut turut dihadiri, Wakil Bupati Rokan Hulu H. Sukiman, Anggota DPRD Rohul Abdul Masykur, Ketua Badan Pengelola Masjid Agung Nasional Madani Islamic Center Pasir Pengaraian H. Zulyadaini, Kepala Dinas, Kepala Badan dan kantor di lingkungan Pemkab Rohul, Upika Kecamatan Kepenuhan, Tokoh mayarakat, Tokoh Adat serta Alim ulama di Kecamatan Kepenuhan.

Pada kesempatan itu, Camat Kepenuhan Recko Roendra S.STP, dalam sambutannya menyampaikan Pelaksanaan MTQ tingkat Kecamatan Kepenuhan ini bertujuan untuk Meningkatkan pemahaman dan pengamalan terhadap isi kandungan Alquran. Selain itu, Event ini juga  merupakan salah satu persiapan kecamatan kepenuhan, dalam menghadapi MTQ Tingkat Kabupaten Rohul.

" Even MTQ ini kita harapkan juga dapat mencegah hal negatif yang mulai menyebar dikalangan remaja, seperti narkoba, atas dasar itulah salah satunya kita buat acaranya semeriah ini, " ungkap Recko usai acara pembukaan MTQ Tingkat Kecamatan Kepenuhan.

Recko menambahkan, MTQ tingkat kecamatan kepenuhan tahun ini dibagi dua katagori, yaitu antar desa kelurahan dan antar sekolah. Selain mencapai untuk mencapai tujuan MTQ, lanjut Recko, juga untuk menggali segala potensi putra/putri agar bisa menunjukkan keterampilannya dalam seni membaca Alquran, baik untuk tingkat Desa/Kelurahan maupun seluruh sekolah di Kecamatan Kepenuhan.

" Sehingga kita harapkan setiap peserta yang dikirim untuk ikut berlomba di MTQ Tingkat Kecamatan Kepenuhan ini betul-betul peserta yang memiliki kemampuan untuk terjun ketingkat yang lebih tinggi untuk mengahrum nama kecmatan ini, " harap Recko

Masih ditempat yang sama, Wakil Bupati Rohul H. Sukiman, dalam sambutannya menyampaikan, kewajiban seluruh umat islam untuk mempelajari memahami dan mengaplikasikan alquran dalam kehidupan sehari-hari.

" MTQ ini diharapkan tidak hanya dijadikan ajang untuk berlatih akan tetapi berkompetisi untuk memahami Alquran dengan tepat dan benar, " harap Sukiman.

Sukiman menambahkan, Pemkab Rohul yang dikenal dengan negeri seribu suluk ini dikenal dengan memperhatikan nilai-nilai religius, seperti halnya MTQ yang menjadi sarana untuk mendalami Alqur'an.

" Kami harapkan tetap junjung tinggi sportifitas dan kerja keras, dibalik kesemarakan MTQ ini dapat meningkatkan pendalaman dan pengayaan makna dan yang terpenting dan pengamalanya. Momentum MTQ ini diharapkan menjadi momentum semangat untuk mempelajari membaca dan memahami petunjuk yang ada didalam alquran," harap Sukiman.

Sementara itu, Tokoh masyarakat Kepenuhan yang juga Ketua Umum Badan Pengelola Masjid Agung Nasional Madani Islamic Center Pasir Pengaraian, H. Zulyadaini, mengatakan dengan pelaksanaan MTQ Tingkat Kecamatan Kepenuhan ini merupakan salah satu mengamalkan Alquran dengan sebuah hati yang ikhlas, sehingga bisa memberikan pembelajaran tentang ilmu Alquran kepada anak-anak sebagai  para generasi penerus bangsa.

" MTQ tahun ini termasuk luar biasalah dan lebih meriah, kami merasa kagum juga dengan kemeriahan MTQ ini juga sebagai keinginan dan hiburan bagi masyarakat, dengan kegiatan ini, diharapkan tetap menjaga kekompakkan seperti ini. Karena, apanbila kita kompak tentu pasti damai dan apabila kita ramai tentu kita mudah mengambil suatu keinginan kita untuk membangun Kecamatan Kepenuhan ini, " harap H. Zulyadaini.

Diakhir rangkaian acara, dihibur dengan tarian massal " Tarian Illahi " yang merepresentasikan tentang MTQ Ke II tingkat Kecamatan Kepenuhan dan mendeskripkan tentang kehidupan bermasayarakat di Kecamatan Kepenuhan yang masih kental dengan memegang teguh adat istiadat.